Want To Know

Masih Belajar Blog

Tips Memilih Baju Anak

Tahukah , memilih pakaian untuk si kecil harus ekstra teliti loh. Tak cukup hanya sekadar menanyakan apakah pakaian itu kekecilan atau kebesaran! Berikut ulasan dan saran menarik Dr Ari Muhandari Ardhie SpKK dari Klinik Kulit dan Kelamin RSAB Harapan Kita, Jakarta.

Jenis Bahan baju anak
 Jenis bahan baju anak merupakan hal utama yg harus  perhatikan. Okay, lalu bahan apakah yg aman dan nyaman mengingat kulit bayi yg masih amat tipis dan belum ada lapisan lemak tebal. Beragam jenis bahan pakaian, katun dikenal lembut, nyaman, dan mampu menyerap keringat dgn baik sekaligus takkan menimbulkan iritasi dibandingkan bahan lain seperti linen, nilon, jeans atau parasut. Untuk itu, pilihlah pakaian yg berbahan katun agar bisa menyerap keringat si kecil dgn baik (lihat ilfira house branded).
Selain bahan, bila berbicara kenyamanan  harus perhatikan sirkulasi udara baju anak. Pilihlah pakaian yg tidak terlalu ketat agar ia selalu bersih, kering dan kulitnya tidak terlalu lembab.
Perhatikan Zat Pewarna
Warna pakaian juga harus  perhatikan, apakah nantinya bakal luntur atau tidak.
Ya,  harus memerhatikan kualitas bahan guna menghindari memilih baju yg proses pewarnaannya kurang tepat. Pasalnya, ada beberapa baju yg memakai zat pewarna pakaian yg bisa saja luntur tanpa kita sadari ketika si kecil berkeringat. Tentu saja itu bahaya karena bisa menimbulkan iritasi karena zat pewarna itu langsung terserap oleh kulit bayi.
Jadi, untuk mencegah penyerapan bahan-bahan yg bersifat toksik melalui kulit, pastikan pakaian telah dicuci dan terbilas bersih dari sisa zat pewarnaan dan juga sisa deterjen, bahan pemutih atau bahan kimia lainnya. (lihat ilfira house branded)
Sederhana dan Praktis
 Beragamnya model pakaian yg ada memang akan membuat  gemas. Tapi akan lebih baik bila  memilih model pakaian yg sederhana, praktis dan mudah dikenakan.
Contoh kecil, coba perhatikan pengait baju si kecil.Adabaiknya  lebih memilih pengait seperti kancing jepret, atau tali ikat daripada kancing, magic tape/velcro dan ristleting. Apa pasal? Kancing, dikhawatirkan tanpa sengaja akan terlepas dan tertelan. Velcro, kadang-kadang merepotkan karena mudah terbuka akibat seringnya bayi berposisi telentang. Sedangkan ritsleting, materinya yg agak keras dikhawatirkan bisa melukai si kecil bila tangannya terlalu aktif “meraba-raba” bajunya. (lihat ilfira house branded)
Bila Anda telanjur memilih baju bayi berkancing, gantilah dgn kancing jepret. Sedikit repot memang, tetapi aman untuk bayi Anda. Oh ya , hati-hati juga dalam memilih gaun pesta untuk bayi. Selain terlalu banyak aksesoris seperti manik-manik dan payet, bisa membuat bayi tidak nyaman karena umumnya bahannya terbuat dari tulle yg tidak menyerap keringat. (lihat ilfira house branded)
Sumber: lifestyle.okezone.com

Filed under: Tips & Trik

3 Responses

  1. nunung mengatakan:

    baju anak memang harus teliti dalam memilih. Salam memilih bahan baju buat anak bisa mengakibatkan kulit anak gatal. Tips yang sangat menarik bos.. thank’s

  2. Infonya bermanfaat, saya setuju banget dengan artikelnya sist…
    keep blogging ya…

  3. Eka mengatakan:

    artikelya keren bun buat momy” kaya kita🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

RSS ELLE

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Fashion Magazine

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Berita Terkini

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS KOMPAS

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: